Showing posts with label Koreksi Berita. Show all posts
Showing posts with label Koreksi Berita. Show all posts

Friday, December 28, 2007

Ralat Berita

Koran Tempo --- Dalam pemberitaan Koran Tempo edisi Rabu, 26 Desember 2007, yang berjudul "Apexindo Dapat Kontrak Besar" terdapat sedikit kesalahan. Pada alinea pertama tertulis: "Ini kontrak terbesar sepanjang sejarah perseroan," kata Direktur Utama Apexindo Hertriono Kartowisastro.

Seharusnya kalimat yang benar adalah: "Ini kontrak pengeboran darat terbesar sepanjang sejarah perseroan," kata Direktur Utama Apexindo Hertriono Kartowisastro. Redaksi

Friday, January 19, 2007

Koreksi Artikel “Apexindo Terima Kontrak Pemboran US$ 3,476 Juta”

Investor Indonesia Online --- Sehubungan dengan artikel mengenai PT Apexindo Pratama Duta Tbk (Apexindo/Perseroan) pada www.investorindonesia.com yang dimuat Rabu, 17 Januari 2007 dengan judul “Apexindo Terima Kontrak Pemboran US$ 3,476 Juta”, di bawah ini adalah koreksi yang perlu kami sampaikan guna menghindari kemungkinan persepsi yang keliru dari pembaca.

Pada bagian akhir dari artikel tersebut tertulis “Ade menambahkan, transaksi tersebut mengandung benturan kepentingan (karena perseroan dan Medco E&P adalah anak perusahaan Medco Internasional), sehingga akan dimintakan persetujuan kepada pemegang saham independen dalam RUPSLB.”

Penjelasan:

1. Transaksi yang terjadi Apexindo dan Medco E&P sebagai anak perusahaan PT Medco Energi Internasional Tbk memang mengandung benturan kepentingan.

2. Namun demikian, seperti yang kami sampaikan pada poin 2 surat No. 002/CS-I/2007 tanggal 16 Januari 2007 perihal Laporan Keterbukaan Informasi yang kami kirimkan kepada Bapepam telah kami jelaskan bahwa sesuai dengan persetujuan Bapepam melalui surat no. S-862/PM/2003 tanggal 25 April 2003 maka jenis transaksi tersebut di atas tidak memerlukan persetujuan Pemegang Saham Independen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa sepanjang transaksi tersebut memenuhi hal-hal sebagai berikut:

a. Dilakukan secara wajar (arm’s length transaction}

b. Menguntungkan Perseroan dan Pemegang Saham Publik

c. Dilakukan secara ketat, terbuka/fair dan transparan serta mengikuti peraturan perundang-undagan yang berlaku.

Dan dapat kami sampaikan pula bahwa Perseroan telah memenuhi syarat-syarat sebagaimana telah ditentukan oleh Bapepam tersebut di atas.

Demikian surat ini kami sampaikan sebagai klarifikasi artikel tersebut agar pihak-pihak yang berkepentingan bisa mendapatkan informasi yang lebih akurat.

Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Ade R Satari

Corporate Secretary

PT Apexindo Pratama Duta Tbk

Saturday, August 12, 2006

Nilai Aktiva Apexindo Capai Rp 2,85 T

Jakarta – Nilai aktiva PT Apexindo Pratama Duta Tbk tercatat Rp 2,85 triliun pada semester pertama 2006, bukan sebesar Rp 2,95 triliun seperti diberitakan Investor Daily (11/8).

Pada tabel berita yang sama tertulis perseroan merugi Rp 72,51 miliar pada semester pertama 2006, seharusnya mencetak laba bersih sebesar Rp 190,55 miliar pada semester pertama 2006.

Sebelumnya, pemegang saham PT Medco Energi Internasional Tbk, induk perusahaan Apexindo, membatalkan rencana penjualan 51,88% sahamnya di perseroan kepada investor India dan Cina.

Pada perdagangan kemarin, harga saham Apexindo menguat 40 poin menjadi Rp 1.600 per lembar. Jumlah saham berpindahtangan mencapai 6,11 juta lembar dengan nilai transaksi Rp 9,73 miliar. (hut)

Sunday, January 15, 2006

Soal Apexindo ikut tender di Bojonegara

Soal Apexindo ikut tender di Bojonegara

Sehubungan dengan artikel berjudul "Apexindo ikut tender di Bojonegara" (terlampir) di Harian Bisnis Indonesia edisi 12 Januari 2006 halaman T4, kami PT Apexindo Pratama Duta Tbk, ingin menyampaikan koreksi atas isi dan judul dari artikel itu.

Pada judul artikel tertulis "Apexindo ikut tender di Bojonegara". Dan pada alinea pertama dari artikel tertulis "PT Apexindo Pratama Duta Tbk, tengah mengikuti tender proyek pengeboran di Bojonegara, Banten", perlu kami jelaskan bahwa Bojonegara adalah lokasi warehouse dimana Rig-Rig Apexindo yang sedang tidak berkerja diperbaiki atau disimpan sementara.

Rig 8 adalah Rig Apexindo yang sedang berada di warehouse Bojonegara dan sedang mengikuti tender pemboran untuk bekerja di beberapa calon klien.

Dengan demikian Rig 8 bukan sedang mengikuti tender proyek penge-boran di Bojonegara, melainkan sedang berada di lokasi warehouse Bojonegara sambil mengikuti tender-tender pemboran untuk berbagai lokasi atau klien.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Ade R. Satari
Corporate Secretary PT Apexindo Pratama Duta Tbk

*) Terima kasih atas penjelasannya

Redaksi

Friday, January 13, 2006

Apexindo ikut tender di Bojonegara

JAKARTA, Bisnis Indonesia: PT Apexindo Pratama Duta Tbk tengah mengikuti tender proyek pengeboran di Bojonegoro, Banten.

Dalam laporan kegiatan operasi perseroan per 31 Desember 2005 kepada Bursa Efek Jakarta (BEJ), Apexindo menyatakan daalam tender itu perseroan menawarkan Rig 8 yang dimilikinya.

Sementara sejumlah rig (anjungan pengeboran) darat lainnya tengah terlibat proyek pengeboran yang tersebar di Jatim, Kaltim, dan Sultra.

Di samping itu, Direktur Apexindo Pierre Rene Ducasse mengatakan rig laut Maera 101, Raisis 102, Raissa 103, dan Yani 104 sedang terlibat proyek pengeboran di Kaltim. Sedangkan Rani Woro 201 digunakan dalam proyek pengeboran di Teluk Persia, Timur Tengah. (Bisnis/02)

Thursday, September 29, 2005

Koreksi mengenai jumlah saham Apexindo

Sehubungan dengan artikel tentang HMETD Apexindo 2,43 juta saham yang dimuat Bisnis Indonesia dua hari lalu, terdapat kekeliruan yang menurut kami perlu diperbaiki.

Jumlah saham Apexindo saat ini 1.745.000.000 saham dan jumlah HMETD yang dikeluarkan adalah 837.600.000 saham biasa atas nama.

Dengan demikian, total saham Apexindo setelah HMETD adalah 2.582.600.000.

Frieda Salvantina
Media & Government Relations
PT Apexindo Pratama Duta Tbk
Medco Building lantai 2-3

Jl. Ampera Raya No.20, Jakarta.

*) Berita itu mengacu pada pengumuman BEJ No. PENG-186/BEJ-PSR/09-2005 tertanggal 23 September 2005 mengenai PT Apexindo Pratama Duta Tbk.

Tuesday, September 27, 2005

HMETD Apexindo 2, 43 juta saham

Jakarta, Bisnis Indonesia – PT Apexindo Pratama Duta Tbk telah melaksanakan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dari hasil penawaran saham terbatas I menjadi 2.436.600 saham.

Berdaskan laporan keterbukaan informasi, saham HMETD itu akan dicatatkan di Bursa Efek Jakarta pada 26 September 2005. Setelah pelaksanaan HMETD ini, saham Apexindo yang tercatat di BEJ seluruhnya menjadi 1.747.436.600 lembar saham.

Sedangkan sisa saham HMETD perseroan yang masih tercatat di BEJ mencapai 835.163.400 HMETD. (Bisnis/SHM)