Thursday, May 8, 2008

Pasar Menanti MIRA Akuisisi Apexindo

JAKARTA, okezone.com - Dalam jangka pendek akuisisi yang dilakukan Mitra Rajasa (MIRA) akan memberikan nilai positif tetapi untuk jangka panjang perlu dilihat lagi prospeknya.

Euforia jangka pendek memang menarik untuk saham MIRA, tetapi jika akuisisi batal maka pasar akan melihat lagi dan realistis terhadap MIRA, paparnya ujar Analis Mega Capital Indonesia Felix Sindhunata mengatakan, Jakarta, Kamis (8/5/2008).

Pasar saat ini masih menunggu, proses akuisisi ini. Pasalnya lanjut dia, dari segi ukuran, perusahaan MIRA lebih kecil dibandingkan Apexindo sehingga cukup menarik jika mereka jadi mengakuisisi.

Upaya diversifikasi MIRA ke tambang dinilai Felix cukup bagus, karena saham-saham tambang memang cukup menjanjikan, namun perlu dilihat lagi proses akuisisinya, dananya dari mana.

Saya dengar MIRA berminat membeli di harga 2.400 perlembar saham, tetapi Medco (induk Apexindo) akan melepas sahamnya di level 2.700. Jadi saat ini pasar masih menunggu ini, karena saat ini kan baru proses negosiasi belum pasti harganya, imbuhnya. (Setiawan Ananto/Sindo/rhs)

Mitra Rajasa Tawar Apexindo USD550 Juta

JAKARTA (SINDO)– PT Mitra Rajasa Tbk (MIRA) siap membayar USD550 juta untuk mengakuisisi 80,6% saham PT Apexindo Pratama Duta Tbk.

Presiden Direktur Mitra Rajasa Beni Prananto mengatakan, perseroan sangat serius untuk mengakuisisi Apexindo. ”Saat ini kita sedang adakan due diligence dan dalam proses negosiasi, jadi belum selesai semua,” ujarnya di Jakarta kemarin.

Menurut Beni, perseroan mengajukan harga penawaran di kisaran Rp2.400 untuk setiap saham Apexindo.”Kita akan membeli di harga itu atau kurang lebih 30% di atas pasar. Kalau terlalu mahal, kita nggak sanggup,” imbuhnya. Beni melanjutkan, perseroan mengalokasikan USD60 juta dari dana internalnya untuk akuisisi tersebut, sedangkan sisa kebutuhan dana berasal dari pinjaman.

Menurutnya, perseroan sudah mendapat komitmen pinjaman dari investor private equity dan bank investasi. Sementara itu, Komisaris Utama PT Mitra Rajasa Tbk Tito Sulistio mengatakan bahwa dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) terakhir, disepakati bahwa perseroan akan mengakuisisi Apexindo. Total saham yang akan dibeli mencapai 2,633 miliar atau 80,065 dengan nilai akuisisi antara USD450–550 juta.

Tito menambahkan, secara resmi perseroan telah berminat mengambil perusahaan Apexindo dan jika diperlukan, proses penawaran tender (tender offer) bisa diselesaikan pada periode September – Oktober mendatang. Akuisisi akan dilakukan melalui anak perusahaan MIRA, yaitu SSI.

MIRA sendiri sanggup mendanai sebesar 20% dari total nilai akuisisi, sisanya dari loan dan private equity fund,”ungkapnya. Analis Mega Capital Indonesia Felix Sindhunata mengatakan, dalam jangka pendek, akuisisi yang dilakukan MIRA akan memberikan nilai positif, tetapi untuk jangka panjang perlu dilihat lagi prospeknya. ”Euforia jangka pendek memang menarik untuk saham MIRA, tetapi jika akuisisi batal, pasar akan melihat lagi dan realistis terhadap MIRA,” tuturnya.

Menurut Felix, pasar saat ini masih menunggu proses akuisisi tersebut. Pasalnya, dari segi ukuran, Mitra Rajasa lebih kecil dibandingkan Apexindo sehingga cukup menarik jika akuisisi tersebut terwujud. ”Saya dengar MIRA berminat membeli di harga Rp2.400 per saham, tetapi Medco (induk Apexindo) akan melepas sahamnya di harga Rp2.700. Jadi, saat ini pasar masih menunggu karena saat ini baru proses negosiasi, harganya belum pasti, ”tandasnya. (setiawan ananto)

Mitra Rajasa raih utang beli Apexindo

JAKARTA, Bisnis Indonesia: PT Mitra Rajasa Tbk mengantongi pinjaman US$450 juta-US$500 juta atau setara Rp4,14 triliun-Rp4,6 triliun untuk membiayai akuisisi 80,6% saham PT Apexindo Pratama Duta Tbk.

Sumber Bisnis mengatakan pembiayaan akuisisi itu berasal dari dua konsorsium bank investasi asing dan lokal.

Komisaris Utama Mitra Rajasa Tito Sulistio ketika dikonfirmasi membenarkan adanya pinjaman itu yang segera difinalisasi.

"Pembiayaan akuisisi Apexindo akan dibantu oleh beberapa konsorsium bank investasi. Yang satu adalah konsorsium bank investasi asing dan lainnya dari konsorsium lokal," ujarnya kemarin.

Mitra Rajasa menyatakan serius mengakuisisi 80,6% saham atau 2,11 miliar saham Apexindo milik PT Medco Energi International Tbk dan Encore Limited. (sylviana.pravita@bisnis.co.id)

Oleh Sylviana Pravita R.K.N.

Bisnis Indonesia

Mitra Rajasa Akan Akuisisi Apexindo

JAKARTA, Koran Tempo -- PT Mitra Rajasa Tbk. berniat membeli 82,6 persen saham PT Apexindo Pratama Duta Tbk. yang saat ini dimiliki oleh PT Medco Energi International Tbk. (Medco) dan Encore International Limited.

"Kami berencana mengambil alih saham Apexindo sebagai bagian dari pengembangan usaha perseroan" kata Direktur Utama Mitra Rajasa Beni Prananto dalam keterbukaan informasinya kepada Bursa Efek Indonesia.

Beni menjelaskan, perseroan akan mengambil alih 48,9 persen saham Apexindo yang kini dipegang Medco, juga 31,7 persen saham Apexindo yang dimiliki Encore. Saat ini proses pengambilalihan, masih dalam proses negosiasi. "Kami sudah mengajukan kesungguhan niat kami kepada Medco dan Encore" katanya.

Dia mengungkapkan, sebagai uang muka dalam pengambilalihan saham ini, perseroan akan menggunakan dana hasil rights issue senilai Rp 55 miliar. Awalnya, kata Beni, dana itu akan digunakan untuk membangun floating production storage and offloading (FSPO). Namun, dalam rapat umum pemegang saham luar biasa perseroan yang diadakan pada 30 April lalu, disetujui perubahan penggunaan dana right issue untuk pembayaran uang muka pra akuisisi saham Apexindo. ARI ASTRI YUNITA

Mira Akuisisi 80,6% Saham Apexindo Senilai USD550 Juta

JAKARTA, okezone.com - PT Mitra Rajasa Tbk (MIRA) memastikan akan mengakuisisi 80,6 persen saham perusahaan minyak dan gas, PT Apexindo Pratama Duta Tbk senilai USD550 juta.

"Harga persahamnya di kisaran 2.400 perlembar saham, kita akan membeli di harga itu atau kurang lebih 30 persen di atas pasar. Tetapi kan kita masih dalam tahap negosiasi. Kalau terlalu mahal kita nggak sanggup," jelas Presdir PT Mitra Rajasa Tbk Beni Prananto di Gedung WTC, Jakarta, Kamis (8/5/2008).

Beni menambahkan, bahwa perseroan mengalokasikan USD60 juta dari dana internalnya untuk mengakuisisi, sedangkan sisanya berasal dari loan (pinjaman).

Perseroan, kata dia, sudah serius berminat mengakuisi saham milik Apexindo. Diharapkan pasca akuisisi, Apexindo dapat meningkatkan value saham dan profit perseroan.

"Saat ini kita sedang adakan due diligent dan proses negosiasi, jadi belum selesai semua," paparnya.

Perusahaan yang bergerak di bidang oil equipment service and rent transportation infrastruktur ini tercatat telah mendapatkan komitmen pinjaman dari private equity investor dan investment banking. (Setiawan Ananto/Sindo/rhs)

Akuisisi Apexindo, MIRA Butuh Waktu 30 Hari

JAKARTA, okezone - Komisaris Utama PT Mitra Rajasa Tbk Tito Sulistio mengatakan, bahwa dalam share holder meeting Mitra Rajasa, menyepakati bahwa perseroan akan mengakuisisi perusahaan Apexindo.

"Kita juga sudah negosiasi dengan Apexindo, total sahamnya 80,6 persen dengan jumlah saham sebesar 2.633 miliar. Nilai akuisisinya antara USD450-550 juta. Saat ini harga persahamnya masih dinegosiasi, belum final," paparnya.

Dana akuisisi lanjut dia, berasal dari equity, loan dan modal sendiri disamping itu perseroan juga mengajak partner untuk membentuk konsorsium.

Namun yang pasti perseroan sudah mendapatkan komitmen dari letter confident internasiaonal dan partner lokal. Tito menambahkan, secara resmi perseroan telah berminat mengambil perusahaan Apexindo, dan jika diperlukan maka proses tender offer bisa diselesaikan pada bulan September hingga Oktober mendatang.

"Kita butuh 30 hari lagi untuk menyelesaikan ini, pertengahan tahun ini kita berharap sudah membeli Apexindo. Akuisisinya melalui anak perusahaan MIRA yaitu SSI dan Mira sanggup mendanai sebesar 20% dari total nilai akuisisi sebesar USD500 juta, sisanya dari loan dan private equity fund," ungkapnya. (Setiawan Ananto/Sindo/rhs)

Wednesday, May 7, 2008

Mitra Rajasa, Akan Akuisisi Apexindo

JAKARTA, RABU, kompas.co.id - PT.Mitra Rajasa, Tbk. berniat mengakuisisi 82,6 persen saham PT. Apexindo Pratama Duta, Tbk. yang saat ini dimiliki oleh PT. Medco Energi International, Tbk. (Medco) dan Encore International Limited.

"Kami berencana mengambilalih saham Apexindo sebagai bagian pengembangan usaha perseroan" kata Direktur Utama Mitra Rajasa, Beni Prananto, dalam keterbukaan informasi, Rabu (7/5).

Beni mengatakan perseroan akan mengambil alih 48,9 persen saham Apexindo yang kini dipegang oleh Medco, dan 31,7 persen saham Apexindo yang ada dimiliki Encore. "Saat ini proses akuisisi ini masih dalam proses negosiasi,"katanya.

Dia menambahkan sebagai uang muka dalam pengambilalihan saham ini, perseroan akan menggunakan dana hasil right issue yang telah dilakukan perseroan, sebesar Rp 55 miliar.

Awalnya, kata Beni, dana hasil right issue akan digunakan untuk membangun floating production storage and offloading (FSPO), namun dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) perseroan yang diadakan 30 April lalu, disetujui perubahaan penggunaan dana right issue untuk pembayaran uang muka pra akuisisi saham Apexindo.

Menurut rumor di pasar harga yang ditawarkan MIRA kepada Medco untuk membeli saham Apexindo seharga Rp 2.400 per saham. (ANT)

Mitra Rajasa Siap Beli Apexindo

TEMPO Interaktif, Jakarta: PT. Mitra Rajasa, Tbk. berniat membeli 82,6 persen saham PT. Apexindo Pratama Duta, Tbk. yang saat ini dimiliki oleh PT. Medco Energi International, Tbk. (Medco) dan Encore International Limited.

"Kami berencana mengambilalih saham Apexindo sebagai bagian pengembangan usaha perseroan" kata Direktur Utama Mitra Rajasa, Beni Prananto, Rabu (7/5), dalam keterbukaan informasinya kepada Bursa Efek Indonesia.

Perseroan kata Beni akan mengambil alih 48,9 persen saham Apexindo yang kini dipegang oleh Medco, dan 31,7 persen saham Apexindo yang ada dimiliki Encore. Saat ini proses pengambilalihan, lanjutnya, masih dalam proses negosiasi.

"Kami sudah mengajukan kesungguhan niat kami kepada Medco dan Encore" katanya.

Beni mengungkapkan, sebagai uang muka dalam pengambilalihan saham ini, perseroan akan menggunakan dana hasil right issue yang telah dilakukan perseroan, sebesar Rp 55 miliar.

Ari Astri

Mitra Rajasa Siap Akuisisi 82,6% Saham Apexindo

Jakarta, detikFinance - Guna ekspansi usaha, perusahaan transportasi, PT Mitra Rajasa Tbk (MIRA) akan mengakuisisi 82,6% saham PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX), anak usaha PT Medco Energi International Tbk (MEDC) dan Encore International Limited.

"Kami berencana mengambilalih saham Apexindo sebagai bagian pengembangan usaha perseroan," ujar Direktur Utama MIRA, Beni Prananto, dalam keterbukaan informasi BEI, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Rabu (7/5/2008).

Rencananya, MIRA akan mengambil alih 48,9% saham APEX yang kini dipegang oleh Medco, dan 31,7% yang saat ini dimiliki Encore.

"Proses pengambilalihan masih dalam proses negosiasi. Kami sudah mengajukan kepada Medco dan Encore," katanya.

Beni mengungkapkan, sebagai uang muka dalam pengambilalihan saham ini, perseroan akan menggunakan dana hasil right issue yang telah dilakukan sebelumnya sebesar Rp 55 miliar.

Awalnya, dana hasil right issue akan digunakan untuk membangun floating production storage and offloading (FSPO). Namun dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) perseroan yang diadakan 30 April lalu, disetujui perubahaan penggunaan dana right issue untuk pembayaran uang muka pra akuisisi saham Apexindo.

Sementara menurut rumor bursa yang beredar, nilai yang akan ditawarkan oleh MIRA sebesar Rp 2.400 per lembarnya.

( dro / ddn )

Indro Bagus SU - detikFinance

Monday, May 5, 2008

Segmen Lepas Pantai Dorong Apexindo

JAKARTA, Koran Tempo -- PT Apexindo Pratama Duta Tbk membukukan kenaikan laba bersih 72,9 persen pada kuartal pertama 2008 dari US$ 10,2 juta pada periode yang sama tahun lalu menjadi US$ 5,9 juta.

Kenaikan laba ini didorong oleh peningkatan pendapatan sebesar 55,4 persen, dari US$ 36,1 juta menjadi US$ 56,1 juta. Kondisi ini didukung oleh peningkatan kontribusi pendapatan dari segmen lepas pantai sebesar 101 persen, menjadi US$ 40,4 dari sebelumnya US$ 20,1 juta tahun lalu. "Harga sewa beberapa rig lepas pantai, di antaranya Maera, Raniworo, dan Soehanah, naik dan adanya kontrak-kontrak baru," kata Direktur Keuangan Apexindo Agustinus B. Lomboan dalam siaran pers.

Tingkat utilisasi lepas pantai naik hanya 2 persen dibanding 87 persen pada tahun lalu. Menurut Agustinus, tipisnya kenaikan itu karena beberapa rig baru saja memulai proyek pada awal tahun dan harus menjalani dry-docking pada pertengahan Februari lalu.

Kontribusi pendapatan dari segmen darat turun 1,9 persen dari US$ 16 juta menjadi US$ 15,7 juta. Penyebabnya, tingkat utilisasi turun menjadi 57 persen dari 63 persen dibanding tahun sebelumnya. "Rig 15 dalam status idle, sedangkan Rig 2 dan Rig 14 berada dalam persiapan mengawali proyek baru," ujarnya. Sorta Tobing